Selasa, 03 Juni 2008

-One Piece- The symbol of the real friendship



One Piece adalah sebuah cerita yang mengangkat kehidupan pada zaman bajak laut. Namun, jangan salah sangka terlebih dahulu terhadap bajak laut, karena disini bisa saja semuanya menjadi terbalik. Orang-orang yang terlihat baik di depan kita, bisa saja adalah orang-orang yang paling membenci kita, sebaliknya orang-orang yang terlihat jahat atau acuh terhadap kita, bisa saja adalah orang-orang yang paling menyayangi kita.

Seperti halnya Monkey D. Luffy (sang tokoh utama) yang berkeinginan untuk menjadi seorang bajak laut, namun dia terlihat sangat lemah dan bodoh, tidak tahu sopan santun, hobi makan, tidak bertanggungjawab, dsb. Tetapi ternyata dia adalah orang yang sangat kuat jauh melebihi apa yang diperkirakan orang-orang terutama ketia ia merasa sahabatnya disakiti. Disisi lain, ia adalah seorang pengambil keputusan yang baik walaupun ia selalu terlihat tidak pernah serius dan selalu asal berbicara, tetapi setiap keputusan yang ia ambil sangat sesuai dengan predikat dirinya sebagai seorang kapten. Mugiwara Pirate (Kelompok bajak laut Luffy) juga berbeda dari kelompok bajak laut kebanyakan. Biasanya bajak laut selalu menindas orang-orang lemah tidak berdosa, tetapi yang dilakukan oleh Mugiwara justru selalu menolong orang-orang lemah yang tertindas. Sementara, angkatan laut yang dianggap pahlawan dunia justru banyak yang merupakan orang-orang jahat yang menerapkan dark justice.

Banyak sekali hal-hal yang dapat kita pelajari dari anime yang satu ini, karena One Piece mengajarkan kasih sayang, arti dari sebuah persahabatan, kesetiakawanan, pengorbanan, dan masih banyak lagi. Selain itu, banyak sekali pesan yang disampaikan oleh si pengarang (Eiichiro Oda) untuk para penonton atau pembacanya, misalnya saja, kita tidak boleh melihat seseorang hanya dari sisi luarnya saja, tetapi harus melihat pula isi hatinya. Mungkin kita sering mendengar istilah mengatakan "Jangan mendengar apa yang orang lain katakan, tetapi lihatlah apa yang dia lakukan" namun disini istilah itu dapat berubah menjadi "Jangan lagi melihat apa yang sudah orang lain lakukan, tetapi lihat dan temukan alasan mengapa dia melakukan itu" karena jaman sekarang banyak sekali orang yang berpura-pura hanya demi mendapatkan apa yang dia inginkan, dan setelah itu ia akan pergi tanpa berkata-kata seolah tidak pernah terjadi suatu ikatan apa-apa.

Cerita One Piece memang sangat bagus, namun sayangnya cerita ini masih belum bisa dicerna oleh anak-anak yang masih terlalu kecil. Persahabatan di One Piece merupakan persahabatan yang jarang sekali ada, kesetiakawanan mereka patut dicontoh oleh kita semua. Karena itulah, saya akan sangat marah ketika ada orang-orang yang menertawakan orang-orang seusia saya menonton atau membaca komik One Piece, karena menurut saya, justru One Piece seharusnya memang ditujukan untuk usia 15th keatas. Anak-anak yang masih terlalu kecil tidak mungkin dapat menangkap pesan yang disampaikan oleh si pengarang, akhirnya yang terjadi adalah kematian konyol karena meniru gaya tokoh idola mereka yang terdapat dalam anime. Sebaliknya, orang-orang yang sudah berpikiran dewasa yang menonton anime ini pasti kebanyakan adalah orang-orang yang setia kawan dan menjunjung tinggi nilai persahabatan.

Dari pesan-pesan yang terdapat dalam cerita One Piece, kita juga dapat melakukannya dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam pergaulan sehari-hari. Kita akan jadi mengerti makna dari persahabatan dan arti pentingnya seorang sahabat yang jika kita benar-benar menyadari, akan sangat sulit sekali untuk menemukannya.

Karena itu, jadilah orang-orang seperti kelompok Mugiwara ini, karena persahabatan mereka adalah persahabatan terindah yang jarang ada dan belum pernah saya lihat dimanapun di dunia ini.

Tidak ada komentar: